Kurosuke

Subtag: Romantisasi Kehidupan dan Impuls di Dalamnya-- Kurosuke menjadi sebuah proyek perdana Christianto Ario Wibowo sebagai solois dan produser dalam menyajikkan sisi yang jauh berbeda dari apa yang disajikkan pada album sebelumnya. Album “Kurosuke” dapat diakses di layanan musik streaming dan untuk info selengkapnya dapat dilihat pada akun Instagram (@christiantoario).

Bio

Subtag: Romantisasi Kehidupan dan Impuls di Dalamnya-- Kurosuke menjadi sebuah proyek perdana Christianto Ario Wibowo sebagai solois dan produser dalam menyajikkan sisi yang jauh berbeda dari apa yang disajikkan pada album sebelumnya. Album “Kurosuke” dapat diakses di layanan musik streaming dan untuk info selengkapnya dapat dilihat pada akun Instagram (@christiantoario). Kurosuke sendiri diambil dari nama makanan kegemaran ario yaitu kuro susu keju. Sampai melahirkan sebuah album selftitled “Kurosuke” dalam proses penulisan dan pengerjaan hanya butuh waktu 2 Minggu. Album Kurosuke berisikan 7 lagu dan 2 soundscape yang direkam sendiri oleh Ario di Flyover Antasari pada jam tiga pagi. Lagu-lagu yang disajikkan dalam album banyak bercerita tentang kegelisahan perasaan dan fantasi. Beberapa lagu dari album ini juga dibantu oleh musisi tamu seperti biduan pendatang baru, Indisyazy dan Lafa Pratomo yang banyak dikenal sebagai gitaris cadas dan produser handal. HotNews Kurosuke baru saja meluncurkan album terbarunya berjudul "The Tales of Roses & Wine" pada 25 Oktober 2019, setelah melahirkan singel Little Joy dan Roses. Album itu berceritakan tentang romantisasi kehidupan dan segala impuls yang ada di dalamnya. Album The Tales of Roses & Wine sudah bisa dinikmati di berbagai layanan musik streaming. Adapun album baru tersebut memiliki dua bagian penting pada prosesnya: Pertama, lagu The Tales of Roses & Wine I, Moscato, Roses, Little Joy yang disebutnya sebagai Honeymoon Phase. Kedua, Intimacy Phase yang terdiri dari lagu The Tales of Roses & Wine II, Wine, Tender, dan Half The Sky. Album yang diproduseri Kurosuke dan Enrico Octaviano itu mengambil gambaran romantisme Eropa dan Indonesia pada era ‘80-an yang berwarna dan bergejolak, kemudian sensibilitasnya dilebur menjadi indie pop. Album yang dirilis oleh Berita Angkasa ini, Kurosuke memainkan sebagian besar instrumen yang ada di dalamnya yang dibantu oleh Enrico Octaviano pada perkusi, Rishanda Singgih pada bass, serta Natasha Rosanie dan Jonathan Harahap pada vokal latar.
Follow Us : Spotify Instagram
Photos
  Read More  

Exclusive Content
Unlock Exclusive Content

Exclusive Content
Unlock Exclusive Content

Exclusive Content
Unlock Exclusive Content

Exclusive Content
Unlock Exclusive Content